Saturday, 20 June 2026

Mengabdi Hingga Akhir Hayat, Kapten Arm I Gusti Ngurah Trihartana Diantar dengan Kehormatan Militer

 

Tabanan – Kodim 1619/Tabanan menggelar Upacara Perabuan Militer kepada alm Kapten Arm I Gusti Ngurah Trihartana, (Danramil 1619-03/Pupuan), yang meninggal dunia karena sakit di RSUD Tabanan tanggal 13 Juni 2026 pukul 18.40 Wita. Upacara dilaksanakan di Krematorium Mumbul, Nusa Dua, Jalan Bypass Ngurah Rai, Kec. Kuta Selatan, Kab. Badung, yang dipimpin langsung oleh Dandim Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., Sabtu (20/6/2026).

Suasana haru menyelimuti prosesi perabuan militer yang dihadiri keluarga besar almarhum, jajaran Kodim 1619/Tabanan, rekan-rekan prajurit, serta kerabat dan sahabat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Seluruh rangkaian upacara berlangsung dengan khidmat sebagai wujud penghargaan atas dedikasi dan pengabdian almarhum selama bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Dalam amanatnya selaku Inspektur Upacara, Dandim Tabanan menyampaikan bahwa kepergian Kapten Arm I Gusti Ngurah Trihartana merupakan kehilangan besar bagi keluarga, satuan, dan seluruh rekan sejawat yang mengenalnya sebagai sosok prajurit berdedikasi, bertanggung jawab, serta memiliki loyalitas tinggi dalam menjalankan tugas negara.

“Pada hari ini kita melaksanakan penghormatan dan penghantaran terakhir kepada almarhum Kapten Arm I Gusti Ngurah Trihartana. Atas nama keluarga besar Kodim 1619/Tabanan, saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga segala dharma bakti, pengabdian, dan kebaikan beliau menjadi amal ibadah serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ucap Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.

Dandim juga menegaskan bahwa almarhum merupakan sosok pemimpin yang telah memberikan teladan dalam pelaksanaan tugas kewilayahan. Selama menjabat sebagai Danramil 1619-03/Pupuan, almarhum dikenal aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, menjaga sinergitas lintas sektor, serta menjalankan tugas pembinaan teritorial dengan penuh tanggung jawab.

Diiringi doa dan penghormatan militer, almarhum Kapten Arm I Gusti Ngurah Trihartana dilepas menuju keabadian dengan penuh kehormatan sebagai seorang prajurit. Dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditorehkannya selama bertugas akan selalu dikenang, menjadi jejak perjuangan yang tak lekang oleh waktu serta inspirasi bagi setiap prajurit dalam mengabdikan diri kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia.

0 comments:

Post a Comment