Monday, 31 August 2026

Perizinan Berusaha dan Sampah Plastik Jadi Bahasan, Danramil Kerambitan Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman menghadiri rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Kerambitan, Desa Sembung Gede, Kec. Kerambitan, Senin (31/8/2026). Rakor membahas implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha. 


Rakor tersebut dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Tabanan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP., Plt. Camat Kerambitan I Putu Conik Artawan, S.H., Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., jajaran Satpol PP, Sekcam Kerambitan, serta para perbekel, bendesa adat dan unsur pekaseh se-Kecamatan Kerambitan. 


Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman dan koordinasi dalam penerapan pembatasan plastik sekali pakai di masyarakat. Sosialisasi perizinan berusaha juga menjadi perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami ketentuan serta mekanisme perizinan yang berlaku. 


Kehadiran Danramil menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas sektor di wilayah Kerambitan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, desa adat dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kebijakan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi terus dijaga agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan dipahami masyarakat,” tegasnya. 


Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi dan penerapan kebijakan di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus terjaga sehingga pembatasan plastik sekali pakai dan penyelenggaraan perizinan berusaha dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Komitmen Pengurangan Sampah Plastik Diperkuat, Danramil Kerambitan Jaga Sinergi Kewilayahan

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman menghadiri rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Kerambitan, Desa Sembung Gede, Kec. Kerambitan, Senin (31/8/2026). Rakor membahas implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha. 


Rakor tersebut dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Tabanan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP., Plt. Camat Kerambitan I Putu Conik Artawan, S.H., Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., jajaran Satpol PP, Sekcam Kerambitan, serta para perbekel, bendesa adat dan unsur pekaseh se-Kecamatan Kerambitan. 


Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman dan koordinasi dalam penerapan pembatasan plastik sekali pakai di masyarakat. Sosialisasi perizinan berusaha juga menjadi perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami ketentuan serta mekanisme perizinan yang berlaku. 


Kehadiran Danramil menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas sektor di wilayah Kerambitan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, desa adat dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kebijakan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi terus dijaga agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan dipahami masyarakat,” tegasnya. 


Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi dan penerapan kebijakan di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus terjaga sehingga pembatasan plastik sekali pakai dan penyelenggaraan perizinan berusaha dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pengendalian Sampah Plastik Dibahas, Danramil Kerambitan Dorong Sinergi Lintas Sektor

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman menghadiri rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Kerambitan, Desa Sembung Gede, Kec. Kerambitan, Senin (31/8/2026). Rakor membahas implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha. 


Rakor tersebut dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Tabanan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP., Plt. Camat Kerambitan I Putu Conik Artawan, S.H., Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., jajaran Satpol PP, Sekcam Kerambitan, serta para perbekel, bendesa adat dan unsur pekaseh se-Kecamatan Kerambitan. 


Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman dan koordinasi dalam penerapan pembatasan plastik sekali pakai di masyarakat. Sosialisasi perizinan berusaha juga menjadi perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami ketentuan serta mekanisme perizinan yang berlaku. 


Kehadiran Danramil menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas sektor di wilayah Kerambitan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, desa adat dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kebijakan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi terus dijaga agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan dipahami masyarakat,” tegasnya. 


Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi dan penerapan kebijakan di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus terjaga sehingga pembatasan plastik sekali pakai dan penyelenggaraan perizinan berusaha dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Perkuat Pengurangan Sampah Plastik, Danramil Tegaskan Dukungan TNI dalam Rakor Lintas Sektor

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman menghadiri rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Kerambitan, Desa Sembung Gede, Kec. Kerambitan, Senin (31/8/2026). Rakor membahas implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha. 


Rakor tersebut dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Tabanan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP., Plt. Camat Kerambitan I Putu Conik Artawan, S.H., Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., jajaran Satpol PP, Sekcam Kerambitan, serta para perbekel, bendesa adat dan unsur pekaseh se-Kecamatan Kerambitan. 


Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman dan koordinasi dalam penerapan pembatasan plastik sekali pakai di masyarakat. Sosialisasi perizinan berusaha juga menjadi perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami ketentuan serta mekanisme perizinan yang berlaku. 


Kehadiran Danramil menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas sektor di wilayah Kerambitan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, desa adat dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kebijakan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi terus dijaga agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan dipahami masyarakat,” tegasnya. 


Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi dan penerapan kebijakan di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus terjaga sehingga pembatasan plastik sekali pakai dan penyelenggaraan perizinan berusaha dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Danramil Kerambitan Hadiri Rakor, Pengurangan Sampah Plastik Jadi Perhatian Lintas Sektor

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman menghadiri rapat koordinasi di Aula Kantor Camat Kerambitan, Desa Sembung Gede, Kec. Kerambitan, Senin (31/8/2026). Rakor membahas implementasi Pergub Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai serta sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha. 


Rakor tersebut dihadiri Kasatpol PP Kabupaten Tabanan I Putu Agus Hendra Manik Mastawa, AP., Plt. Camat Kerambitan I Putu Conik Artawan, S.H., Kapolsek Kerambitan Kompol I Kadek Ardika, S.Sos., M.H., jajaran Satpol PP, Sekcam Kerambitan, serta para perbekel, bendesa adat dan unsur pekaseh se-Kecamatan Kerambitan. 


Pembahasan diarahkan pada penguatan pemahaman dan koordinasi dalam penerapan pembatasan plastik sekali pakai di masyarakat. Sosialisasi perizinan berusaha juga menjadi perhatian agar masyarakat dan pelaku usaha memahami ketentuan serta mekanisme perizinan yang berlaku. 


Kehadiran Danramil menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan silaturahmi lintas sektor di wilayah Kerambitan. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, desa adat dan unsur masyarakat dinilai penting untuk mendukung pelaksanaan kebijakan sekaligus menjaga situasi tetap aman dan kondusif. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, pihaknya siap mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan. “Kami siap mendukung setiap program pemerintah. Yang terpenting, komunikasi dan koordinasi terus dijaga agar pelaksanaannya dapat berjalan tertib dan dipahami masyarakat,” tegasnya. 


Rakor tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat edukasi dan penerapan kebijakan di tingkat desa. Kolaborasi lintas sektor diharapkan terus terjaga sehingga pembatasan plastik sekali pakai dan penyelenggaraan perizinan berusaha dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Danramil Kerambitan Hadiri Purna Tugas, Komunikasi dan Soliditas TNI-Polri Terus Diperkuat

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman bersama anggota menghadiri acara purna tugas anggota Polsek Kerambitan yang berlangsung di Mapolsek Kerambitan, Senin (31/8/2026). Kehadiran jajaran Koramil tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus menjaga soliditas TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kerambitan. 


Acara purna tugas berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian anggota Polsek yang telah menyelesaikan masa tugas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpersonel TNI-Polri yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi secara berkelanjutan. Menurutnya, kebersamaan dan soliditas kedua institusi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Purna tugas bukan berarti berakhirnya tali silaturahmi. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan komunikasi antara TNI-Polri semakin erat untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ucap Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman. 


Melalui momentum tersebut, jajaran Koramil 1619-05/Kerambitan berharap kebersamaan dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Sinergi yang terbangun diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Jaga Kondusivitas Wilayah, Danramil Kerambitan Hadiri Purna Tugas Anggota Polsek

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman bersama anggota menghadiri acara purna tugas anggota Polsek Kerambitan yang berlangsung di Mapolsek Kerambitan, Senin (31/8/2026). Kehadiran jajaran Koramil tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus menjaga soliditas TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kerambitan. 


Acara purna tugas berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian anggota Polsek yang telah menyelesaikan masa tugas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpersonel TNI-Polri yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi secara berkelanjutan. Menurutnya, kebersamaan dan soliditas kedua institusi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Purna tugas bukan berarti berakhirnya tali silaturahmi. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan komunikasi antara TNI-Polri semakin erat untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ucap Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman. 


Melalui momentum tersebut, jajaran Koramil 1619-05/Kerambitan berharap kebersamaan dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Sinergi yang terbangun diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif di wilayah Kecamatan Kerambitan

Soliditas TNI-Polri di Kerambitan Diperkuat melalui Momentum Purna Tugas Anggota Polsek


 TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman bersama anggota menghadiri acara purna tugas anggota Polsek Kerambitan yang berlangsung di Mapolsek Kerambitan, Senin (31/8/2026). Kehadiran jajaran Koramil tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus menjaga soliditas TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kerambitan. 


Acara purna tugas berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian anggota Polsek yang telah menyelesaikan masa tugas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpersonel TNI-Polri yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi secara berkelanjutan. Menurutnya, kebersamaan dan soliditas kedua institusi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Purna tugas bukan berarti berakhirnya tali silaturahmi. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan komunikasi antara TNI-Polri semakin erat untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ucap Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman. 


Melalui momentum tersebut, jajaran Koramil 1619-05/Kerambitan berharap kebersamaan dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Sinergi yang terbangun diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Danramil Kerambitan Perkuat Silaturahmi TNI-Polri melalui Momentum Purna Tugas Anggota Polsek

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman bersama anggota menghadiri acara purna tugas anggota Polsek Kerambitan yang berlangsung di Mapolsek Kerambitan, Senin (31/8/2026). Kehadiran jajaran Koramil tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus menjaga soliditas TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kerambitan. 


Acara purna tugas berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian anggota Polsek yang telah menyelesaikan masa tugas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpersonel TNI-Polri yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi secara berkelanjutan. Menurutnya, kebersamaan dan soliditas kedua institusi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Purna tugas bukan berarti berakhirnya tali silaturahmi. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan komunikasi antara TNI-Polri semakin erat untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ucap Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman. 


Melalui momentum tersebut, jajaran Koramil 1619-05/Kerambitan berharap kebersamaan dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Sinergi yang terbangun diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Danramil Kerambitan Hadiri Purna Tugas Anggota Polsek, Perkuat Soliditas TNI-Polri

 


TABANAN — Danramil 1619-05/Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman bersama anggota menghadiri acara purna tugas anggota Polsek Kerambitan yang berlangsung di Mapolsek Kerambitan, Senin (31/8/2026). Kehadiran jajaran Koramil tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan silaturahmi sekaligus menjaga soliditas TNI-Polri di wilayah Kecamatan Kerambitan. 


Acara purna tugas berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Momentum tersebut tidak hanya menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian anggota Polsek yang telah menyelesaikan masa tugas, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarpersonel TNI-Polri yang selama ini bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Danramil Kerambitan Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman mengatakan, hubungan yang baik antara TNI dan Polri perlu terus dipelihara melalui komunikasi dan silaturahmi secara berkelanjutan. Menurutnya, kebersamaan dan soliditas kedua institusi menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi berbagai dinamika keamanan di wilayah. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan kebersamaan selama ini. Purna tugas bukan berarti berakhirnya tali silaturahmi. Semoga hubungan kekeluargaan tetap terjaga dan komunikasi antara TNI-Polri semakin erat untuk menciptakan situasi wilayah yang aman, kondusif, serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat,” ucap Kapten Inf Gatot Kurnianto Rahman. 


Melalui momentum tersebut, jajaran Koramil 1619-05/Kerambitan berharap kebersamaan dan soliditas TNI-Polri semakin kokoh. Sinergi yang terbangun diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung terciptanya suasana yang kondusif di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Dandim Tabanan Pimpin Upacara Bendera, Tradisi Penerimaan Warga Baru Warnai Rangkaian Kegiatan

 


TABANAN — Kodim 1619/Tabanan menggelar upacara bendera hari Senin di halaman Makodim Tabanan, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh anggota Kodim Tabanan. 


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar senantiasa menjaga loyalitas, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas di wilayah. 


Dalam amanatnya, Dandim Tabanan menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta nama baik satuan, baik ketika berada di lingkungan kedinasan maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. 


“Disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap prajurit harus mampu menjaga profesionalisme, soliditas, serta nama baik satuan dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya. 


Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kodim 1619/Tabanan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus sarana memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada personel yang baru bergabung. 


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kodim 1619/Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang disiplin, solid, profesional, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab kewilayahan secara optimal.

Upacara Bendera Kodim Tabanan Berlanjut Tradisi Penerimaan Warga Baru, Soliditas Satuan Diperkuat

 


TABANAN — Kodim 1619/Tabanan menggelar upacara bendera hari Senin di halaman Makodim Tabanan, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh anggota Kodim Tabanan. 


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar senantiasa menjaga loyalitas, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas di wilayah. 


Dalam amanatnya, Dandim Tabanan menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta nama baik satuan, baik ketika berada di lingkungan kedinasan maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. 


“Disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap prajurit harus mampu menjaga profesionalisme, soliditas, serta nama baik satuan dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya. 


Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kodim 1619/Tabanan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus sarana memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada personel yang baru bergabung. 


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kodim 1619/Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang disiplin, solid, profesional, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab kewilayahan secara optimal.

Kodim Tabanan Perkuat Disiplin Prajurit Melalui Upacara Bendera dan Tradisi Penerimaan Warga Baru


 TABANAN — Kodim 1619/Tabanan menggelar upacara bendera hari Senin di halaman Makodim Tabanan, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh anggota Kodim Tabanan. 


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar senantiasa menjaga loyalitas, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas di wilayah. 


Dalam amanatnya, Dandim Tabanan menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta nama baik satuan, baik ketika berada di lingkungan kedinasan maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. 


“Disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap prajurit harus mampu menjaga profesionalisme, soliditas, serta nama baik satuan dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya. 


Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kodim 1619/Tabanan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus sarana memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada personel yang baru bergabung. 


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kodim 1619/Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang disiplin, solid, profesional, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab kewilayahan secara optimal.

Dandim Tabanan Pimpin Upacara Bendera, Disiplin dan Soliditas Prajurit Jadi Penekanan Utama


 TABANAN — Kodim 1619/Tabanan menggelar upacara bendera hari Senin di halaman Makodim Tabanan, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh anggota Kodim Tabanan. 


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar senantiasa menjaga loyalitas, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas di wilayah. 


Dalam amanatnya, Dandim Tabanan menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta nama baik satuan, baik ketika berada di lingkungan kedinasan maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. 


“Disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap prajurit harus mampu menjaga profesionalisme, soliditas, serta nama baik satuan dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya. 


Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kodim 1619/Tabanan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus sarana memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada personel yang baru bergabung. 


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kodim 1619/Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang disiplin, solid, profesional, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab kewilayahan secara optimal.

Kodim Tabanan Gelar Upacara Bendera, Dandim Tekankan Disiplin dan Profesionalisme Prajurit

 


TABANAN — Kodim 1619/Tabanan menggelar upacara bendera hari Senin di halaman Makodim Tabanan, Senin (31/8/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti seluruh anggota Kodim Tabanan. 


Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan khidmat sebagai bagian dari pembinaan disiplin serta penguatan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali setiap prajurit agar senantiasa menjaga loyalitas, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam melaksanakan tugas di wilayah. 


Dalam amanatnya, Dandim Tabanan menekankan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjaga sikap, perilaku, serta nama baik satuan, baik ketika berada di lingkungan kedinasan maupun saat berinteraksi langsung dengan masyarakat. 


“Disiplin dan tanggung jawab merupakan fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Setiap prajurit harus mampu menjaga profesionalisme, soliditas, serta nama baik satuan dengan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegasnya. 


Usai upacara bendera, kegiatan dilanjutkan dengan tradisi penerimaan warga baru Kodim 1619/Tabanan. Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan satuan sekaligus sarana memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada personel yang baru bergabung. 


Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Kodim 1619/Tabanan menegaskan komitmennya untuk terus membangun sumber daya manusia yang disiplin, solid, profesional, serta siap menjalankan tugas dan tanggung jawab kewilayahan secara optimal.

Sunday, 30 August 2026

Jelang Kerambitan Fiesta 2026, Unsur Desa Gelar Rapat Koordinasi

 


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Babinsa Koramil Kerambitan Dukung Persiapan Bucun Desa Kerambitan

 


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Kerambitan Fiesta Jadi Upaya Tingkatkan PAD dan Pengadaan Armada Sampah


 TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Kerambitan Fiesta Digelar 5–14 September, Babinsa Hadiri Rapat Koordinasi

 


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Babinsa Hadiri Rapat Persiapan Kerambitan Fiesta 2026


TABANAN – Menjelang pelaksanaan kegiatan Bucun Desa Kerambitan bertajuk “Kerambitan Fiesta”, berbagai persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Desa Kerambitan, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.


Rapat koordinasi persiapan kegiatan tersebut berlangsung di Wantilan Desa Kerambitan, Sabtu (29/8/2026) pukul 19.00 WITA. Kegiatan turut dihadiri Babinsa Desa Kerambitan, Serda Ida Bagus Kt. Adiwiraguna, dari Koramil 1619-05/Kerambitan.


Kegiatan Kerambitan Fiesta rencananya akan digelar selama 10 hari, mulai 5 hingga 14 September 2026, bertempat di Lapangan Umum Desa Kerambitan.


Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya Desa Kerambitan dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD). Selain itu, hasil penggalangan dana nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung pengadaan armada pengangkut sampah bagi kebutuhan desa.


Rapat koordinasi tersebut dihadiri Ketua BPD beserta staf, Perbekel dan perangkat Desa Kerambitan, Jero Bendesa Adat Bale Agung, Ketua LPM, Ketua BUMDes, serta para Ketua STT se-Desa Kerambitan.


Kehadiran Babinsa dalam rapat tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sekaligus memperkuat koordinasi antara aparat kewilayahan dengan pemerintah desa dan komponen masyarakat.


Melalui koordinasi yang dilakukan sejak awal, diharapkan pelaksanaan Kerambitan Fiesta dapat berjalan tertib, aman dan lancar, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Desa Kerambitan.

Pelestarian Budaya Diperkuat, Kasdim Tabanan Hadiri Penutupan Festival Tanah Lot VII

 


TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Kasdim Tabanan Dukung Festival Tanah Lot VII, Kearifan Lokal Jadi Kekuatan Pariwisata

 


TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Tanah Lot Art and Food Festival VII Berakhir, Kasdim Tabanan Tekankan Pelestarian Budaya

 


TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Kasdim Tabanan: Pelestarian Budaya Bukan Sekadar Menjaga Warisan Masa Lalu

 


TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Festival Tanah Lot VII Ditutup, Kasdim Tabanan Dorong Pelestarian Seni dan Budaya


 TABANAN — Komitmen TNI dalam mendukung pelestarian seni, budaya dan pengembangan pariwisata daerah tercermin dari kehadiran Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada pada penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri, Minggu (30/8/2026). 


Mewakili Dandim 1619/Tabanan, Kasdim hadir bersama unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, Forkopimcam Kediri, tokoh adat dan agama, pengelola DTW Tanah Lot serta undangan lainnya. Festival tahun ini mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, yang bermakna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta. 


Rangkaian penutupan diisi dengan penyambutan Tari Okokan, doa, menyanyikan Indonesia Raya, Tari Jayaning Singasana, serta pemberian penghargaan kepada Bendesa Adat se-Kecamatan Kediri yang berpartisipasi dalam parade gebogan dan duta kesenian pada festival tersebut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan lancar. 


Saat dikonfirmasi seusai pebutupan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada mengatakan bahwa, kegiatan yang mengangkat seni, budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Tabanan. 


“Pelestarian budaya bukan hanya menjaga warisan masa lalu, tetapi memastikan nilai-nilai tersebut tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. TNI akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat kebersamaan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. 


Penutupan Tanah Lot Art and Food Festival VII menjadi momentum untuk terus menjaga kekayaan seni, budaya dan kearifan lokal sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus kekuatan dalam mendorong pariwisata Tabanan yang berkelanjutan.

Ketahanan Sosial Diperkuat, Dandim Tabanan Tekankan Peran Strategis Ulama dan Tokoh Agama

 


TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026). 


MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah. 


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah. 


Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai. 


“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya. 


Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

Dandim Tabanan Dorong Sinergi Ulama dan Umara untuk Memperkuat Kerukunan di Masyarakat

 


TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026). 


MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah. 


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah. 


Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai. 


“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya. 


Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

MUSDA VIII MUI Tabanan, Dandim Tekankan Pentingnya Sinergi Jaga Kerukunan dan Keamanan

 


TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026). 


MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah. 


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah. 


Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai. 


“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya. 


Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

Sinergi Ulama dan Umara Diperkuat, Dandim Tabanan Dorong Ketahanan Sosial Masyarakat

 


TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026). 


MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah. 


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah. 


Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai. 


“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya. 


Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

Dandim Tabanan: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan Menjaga Kondusivitas Wilayah

 


TABANAN — Sebagai wujud komitmen TNI dalam memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Musyawarah Daerah (MUSDA) Ke-VIII Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tabanan di SD Islam Tabanan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Minggu (30/8/2026). 


MUSDA yang mengusung tema “Menguatkan Sinergi Ulama dan Umara Untuk Umat yang Religius, Harmonis dan Sejahtera dalam Mewujudkan Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani” tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran MUI dalam kehidupan keumatan dan pembangunan daerah. 


Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Tabanan, jajaran MUI, Kementerian Agama, FKUB, Baznas, TNI-Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, serta pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Tabanan. Kehadiran lintas elemen ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjaga kerukunan serta stabilitas wilayah. 


Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menilai, peran tokoh agama tidak hanya penting dalam kehidupan keumatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan sosial masyarakat. Keteladanan dan pendekatan keagamaan dinilai dapat membantu menciptakan suasana yang sejuk, memperkuat kebersamaan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan sosial secara damai. 


“Sinergi antara ulama, pemerintah dan aparat perlu terus diperkuat agar setiap dinamika di tengah masyarakat dapat disikapi secara bijak dan persuasif. Dengan kebersamaan tersebut, kita dapat bersama-sama menjaga Tabanan tetap aman, harmonis dan kondusif,” tegasnya. 


Pembukaan MUSDA Ke-VIII MUI Kabupaten Tabanan diharapkan tidak hanya menghasilkan penguatan organisasi, tetapi juga melahirkan langkah-langkah strategis yang memberi manfaat bagi umat dan mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan sejahtera.

Friday, 28 August 2026

Dandim Tabanan Hadiri Pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII, Angkat Harmoni Alam

 


TABANAN — Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026). 


Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya. 


Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.,  bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali. 


Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 


“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya. 


Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Dandim Tabanan Hadiri Festival Tanah Lot, Seni Budaya dan Pelestarian Alam Jadi Pesan Utama

 


TABANAN — Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026). 


Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya. 


Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.,  bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali. 


Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 


“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya. 


Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Dandim Tabanan Hadiri Tanah Lot Art and Food Festival VII, Sinergi Budaya dan Lingkungan


 TABANAN — Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026). 


Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya. 


Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.,  bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali. 


Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 


“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya. 


Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Tanah Lot Art and Food Festival VII Resmi Dibuka, Dandim Tabanan Dorong Harmoni Alam


 TABANAN — Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026). 


Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya. 


Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.,  bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali. 


Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 


“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya. 


Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Dandim Tabanan Dukung Tanah Lot Art and Food Festival VII, Perkuat Pesan Pelestarian Alam

 


TABANAN — Komandan Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri pembukaan Tanah Lot Art and Food Festival VII yang berlangsung di Wantilan DTW Tanah Lot, Desa Beraban, Kec. Kediri. Mengusung tema “Samudra Sakti Raksanam Jagat Samyaya”, kegiatan tersebut mengangkat makna menjaga kekuatan samudra menuju keharmonisan dan keseimbangan alam semesta, Jumat (28/8/2026). 


Festival dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., dan dihadiri jajaran Forkopimda Tabanan, unsur TNI-Polri, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Tabanan, tokoh adat dan masyarakat, pengelola sejumlah daya tarik wisata, serta undangan lainnya. 


Kehadiran Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P.,  bersama unsur pimpinan dan pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan festival yang memadukan seni, budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Tabanan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kekayaan budaya Bali. 


Usai kegiatan, Dandim 1619/Tababan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P. mengatakan pihaknya mendukung kegiatan yang mampu memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesadaran bersama terhadap pentingnya menjaga lingkungan. 


“Festival ini bukan hanya menjadi ruang untuk menampilkan seni dan kuliner, tetapi juga mengingatkan kita bahwa alam, budaya, dan kehidupan masyarakat harus dijaga secara bersama-sama agar tetap harmonis dan berkelanjutan,” tegasnya. 


Dandim juga berharap Tanah Lot Art and Food Festival VII dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pariwisata Tabanan. Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar pengembangan pariwisata tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam dan budaya sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Wednesday, 26 August 2026

Babinsa Penarukan Hadiri Musyawarah Keluarga, Persoalan Warga Berakhir Secara Kekeluargaan

 


Tabanan — Babinsa Desa Penarukan, Koramil 1619-05/Kerambitan, Kopda I Komang Wirayuda bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan perangkat adat turut hadir dalam mediasi atau musyawarah keluarga antara kedua belah pihak yang tengah menyelesaikan persoalan. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Penarukan Tengah Kelod, Desa Penarukan, Kec. Kerambitan, Rabu (26/8/2026) 


Dalam suasana musyawarah, kedua belah pihak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Proses tersebut difasilitasi melalui pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan unsur desa, adat, serta aparat kewilayahan guna mendorong penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. 


Dalam kesempatan tersebut, Kopda I Komang Wirayuda mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk berada di tengah masyarakat, termasuk saat warga membutuhkan pendampingan dalam menyelesaikan persoalan melalui jalan musyawarah. 


“Setiap persoalan pada dasarnya dapat dicarikan jalan keluar melalui komunikasi yang baik dan semangat kekeluargaan. Kami hadir bersama unsur desa, Bhabinkamtibmas dan tokoh setempat untuk mendukung agar proses musyawarah dapat berlangsung dengan kondusif serta menghasilkan penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak,” ucapnya. 


Musyawarah tersebut akhirnya menghasilkan penyelesaian secara kekeluargaan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif, aman dan lancar, sekaligus menjadi wujud sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan unsur adat dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.

Sinergi Babinsa dan Unsur Desa, Persoalan Keluarga di Penarukan Diselesaikan Lewat Musyawarah

 


Tabanan — Babinsa Desa Penarukan, Koramil 1619-05/Kerambitan, Kopda I Komang Wirayuda bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan perangkat adat turut hadir dalam mediasi atau musyawarah keluarga antara kedua belah pihak yang tengah menyelesaikan persoalan. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Penarukan Tengah Kelod, Desa Penarukan, Kec. Kerambitan, Rabu (26/8/2026) 


Dalam suasana musyawarah, kedua belah pihak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Proses tersebut difasilitasi melalui pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan unsur desa, adat, serta aparat kewilayahan guna mendorong penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. 


Dalam kesempatan tersebut, Kopda I Komang Wirayuda mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk berada di tengah masyarakat, termasuk saat warga membutuhkan pendampingan dalam menyelesaikan persoalan melalui jalan musyawarah. 


“Setiap persoalan pada dasarnya dapat dicarikan jalan keluar melalui komunikasi yang baik dan semangat kekeluargaan. Kami hadir bersama unsur desa, Bhabinkamtibmas dan tokoh setempat untuk mendukung agar proses musyawarah dapat berlangsung dengan kondusif serta menghasilkan penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak,” ucapnya. 


Musyawarah tersebut akhirnya menghasilkan penyelesaian secara kekeluargaan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif, aman dan lancar, sekaligus menjadi wujud sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan unsur adat dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.

Babinsa Penarukan Hadir dalam Mediasi Keluarga, Dorong Penyelesaian Melalui Musyawarah

 


Tabanan — Babinsa Desa Penarukan, Koramil 1619-05/Kerambitan, Kopda I Komang Wirayuda bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas dan perangkat adat turut hadir dalam mediasi atau musyawarah keluarga antara kedua belah pihak yang tengah menyelesaikan persoalan. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Penarukan Tengah Kelod, Desa Penarukan, Kec. Kerambitan, Rabu (26/8/2026) 


Dalam suasana musyawarah, kedua belah pihak diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan masing-masing. Proses tersebut difasilitasi melalui pendekatan kekeluargaan dengan melibatkan unsur desa, adat, serta aparat kewilayahan guna mendorong penyelesaian secara musyawarah dan kekeluargaan. 


Dalam kesempatan tersebut, Kopda I Komang Wirayuda mengatakan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk berada di tengah masyarakat, termasuk saat warga membutuhkan pendampingan dalam menyelesaikan persoalan melalui jalan musyawarah. 


“Setiap persoalan pada dasarnya dapat dicarikan jalan keluar melalui komunikasi yang baik dan semangat kekeluargaan. Kami hadir bersama unsur desa, Bhabinkamtibmas dan tokoh setempat untuk mendukung agar proses musyawarah dapat berlangsung dengan kondusif serta menghasilkan penyelesaian yang baik bagi kedua belah pihak,” ucapnya. 


Musyawarah tersebut akhirnya menghasilkan penyelesaian secara kekeluargaan yang dapat diterima oleh kedua belah pihak. Kegiatan berlangsung dalam suasana kondusif, aman dan lancar, sekaligus menjadi wujud sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa dan unsur adat dalam membantu masyarakat menyelesaikan persoalan melalui dialog dan musyawarah.