Thursday, 15 October 2026

Pastikan Perjalanan Upacara Ngaben Tertib, Babinsa Dauh Peken Hadir di Tengah

 





TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.Warga

 

TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.Warga

Tak Sekadar Atur Lalu Lintas, Babinsa Dauh Peken Ikut Jaga Ketertiban Prosesi Ngaben

 


TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.

 

Demi Kelancaran Upacara Ngaben, Babinsa Dauh Peken Turun Mengatur Lalu Lintas

 


TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.

 

Di Tengah Prosesi Adat, Babinsa Dauh Peken Jaga Ketertiban dan Keselamatan Warga

 


TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.

Kawal Upacara Ngaben, Babinsa Dauh Peken Pastikan Kelancaran Lalu Lintas

 


TABANAN – Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan adat masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran aktivitas warga. Hal itu ditunjukan Babinsa Desa Dauh Peken, Koramil 1619/Tabanan Serka (K) Luh Made Widiarkeni, yang melaksanakan pengamanan lalu lintas dalam rangkaian upacara ngaben warga di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Kamis (15/10/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut mengatur arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama prosesi berlangsung. Selain itu, ia juga membantu menjaga ketertiban masyarakat sepanjang perjalanan rombongan, sehingga kegiatan adat dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan lainnya.

 

Pelaksanaan pengamanan dilakukan melalui koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang Adat. Kolaborasi ini dilakukan untuk mengatur pergerakan rombongan, membantu mengurai potensi kepadatan lalu lintas, serta menjaga ketertiban selama prosesi ngaben berlangsung.

 

Di sela kegiatan pengamanan, Serka (K) Luh Made Widiarkeni menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa tidak hanya untuk membantu mengatur lalu lintas, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara adat dengan nyaman.

 

“Kami berupaya membantu kelancaran perjalanan rombongan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat. Koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Pecalang sangat penting agar prosesi adat berjalan lancar dan pengguna jalan lainnya tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

 

Pengamanan tersebut merupakan wujud kepedulian Babinsa terhadap kegiatan adat dan kehidupan sosial masyarakat di wilayah binaan. Melalui kehadiran langsung di lapangan, Babinsa turut mendukung kelancaran tradisi masyarakat Bali sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dan warga.

 

Peresmian SPPG Tahap II di Tabanan, Dandim Tegaskan Pentingnya Pemenuhan Gizi Sejak Dini

 



TABANAN – Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahap II yang dilaksanakan serentak dan terhubung secara virtual melalui Zoom, di SPPG Tabanan, Desa Jegu, Kec. Penebel, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Kepala Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mengatasi malnutrisi, menekan angka stunting pada kelompok rentan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., unsur TNI-Polri, jajaran perangkat daerah, Camat Penebel, kepala puskesmas, perbekel, serta undangan lainnya.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah.

 

“Kami mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesiapan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ungkapnya.

 

Melalui peresmian SPPG Tahap II ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Tabanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor serta pengawasan kualitas makanan menjadi kunci dalam mendukung pemenuhan gizi anak, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Optimalisasi Program MBG, Dandim Tabanan Dukung Peresmian SPPG Tahap II di Tabanan

 


TABANAN – Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahap II yang dilaksanakan serentak dan terhubung secara virtual melalui Zoom, di SPPG Tabanan, Desa Jegu, Kec. Penebel, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Kepala Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mengatasi malnutrisi, menekan angka stunting pada kelompok rentan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., unsur TNI-Polri, jajaran perangkat daerah, Camat Penebel, kepala puskesmas, perbekel, serta undangan lainnya.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah.

 

“Kami mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesiapan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ungkapnya.

 

Melalui peresmian SPPG Tahap II ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Tabanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor serta pengawasan kualitas makanan menjadi kunci dalam mendukung pemenuhan gizi anak, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

 

Perkuat Pemenuhan Gizi Anak, Dandim Tabanan Hadiri Peresmian SPPG Tahap II Nasional

 


TABANAN – Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahap II yang dilaksanakan serentak dan terhubung secara virtual melalui Zoom, di SPPG Tabanan, Desa Jegu, Kec. Penebel, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Kepala Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mengatasi malnutrisi, menekan angka stunting pada kelompok rentan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., unsur TNI-Polri, jajaran perangkat daerah, Camat Penebel, kepala puskesmas, perbekel, serta undangan lainnya.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah.

 

“Kami mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesiapan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ungkapnya.

 

Melalui peresmian SPPG Tahap II ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Tabanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor serta pengawasan kualitas makanan menjadi kunci dalam mendukung pemenuhan gizi anak, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Dandim Tabanan Hadiri Peresmian SPPG Tahap II Serentak

 


TABANAN – Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahap II yang dilaksanakan serentak dan terhubung secara virtual melalui Zoom, di SPPG Tabanan, Desa Jegu, Kec. Penebel, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Kepala Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mengatasi malnutrisi, menekan angka stunting pada kelompok rentan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., unsur TNI-Polri, jajaran perangkat daerah, Camat Penebel, kepala puskesmas, perbekel, serta undangan lainnya.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah.

 

“Kami mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesiapan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ungkapnya.

 

Melalui peresmian SPPG Tahap II ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Tabanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor serta pengawasan kualitas makanan menjadi kunci dalam mendukung pemenuhan gizi anak, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

 

 

Dandim Tabanan Hadiri Peresmian SPPG Tahap II, Dukung Penguatan Gizi Generasi Muda Indonesia

 


TABANAN – Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tahap II yang dilaksanakan serentak dan terhubung secara virtual melalui Zoom, di SPPG Tabanan, Desa Jegu, Kec. Penebel, Rabu (14/10/2026).

 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan dialog interaktif bersama Kepala Badan Gizi Nasional sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, mengatasi malnutrisi, menekan angka stunting pada kelompok rentan, serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

 

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H., Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos., unsur TNI-Polri, jajaran perangkat daerah, Camat Penebel, kepala puskesmas, perbekel, serta undangan lainnya.

 

Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak, khususnya di lingkungan sekolah.

 

“Kami mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Pemenuhan gizi yang baik sejak dini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kesiapan anak-anak dalam mengikuti proses belajar,” ungkapnya.

 

Melalui peresmian SPPG Tahap II ini, diharapkan program MBG di Kabupaten Tabanan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan lintas sektor serta pengawasan kualitas makanan menjadi kunci dalam mendukung pemenuhan gizi anak, menekan angka stunting, dan meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Tuesday, 13 October 2026

Melalui Pendampingan Vaksinasi, Babinsa Gadungan Dukung Perlindungan Warga dari Rabies

 


Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

Jaga Kesehatan Hewan Peliharaan, Babinsa Gadungan Dorong Pencegahan Rabies

 


 


Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

 

 

Tekan Risiko Penularan Rabies, Babinsa Gadungan Dukung Vaksinasi Hewan Warga

 



Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

 

 

Babinsa Gadungan Dukung Pencegahan Rabies melalui Vaksinasi Hewan Peliharaan

 


Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

Babinsa Gadungan Perkuat Upaya Pencegahan Rabies melalui Vaksinasi Hewan Peliharaan

 


 


Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

 

Babinsa Bersama Petugas dan Warga Berjuang Kendalikan Kebakaran Lahan di Tabanan

 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

Lahan Seluas 15 Are Terbakar, Babinsa dan Petugas Damkar Bergerak Padamkan Api

 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

Dua Babinsa Koramil Tabanan Sigap Tangani Kebakaran Lahan di Perbatasan Desa

 



TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

 

Kebakaran Lahan di Desa Tunjuk, Dua Babinsa Bersama Warga Berjibaku Padamkan Api

 


 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

Babinsa dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan 15 Are di Tabanan

 



TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.