Tuesday, 13 October 2026

Babinsa Gadungan Perkuat Upaya Pencegahan Rabies melalui Vaksinasi Hewan Peliharaan

 


 


Tabanan – Babinsa Desa Gadungan Koramil 1619-02/Selemadeg Serda I Kadek Indra Wiguna melaksanakan pendampingan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan milik warga di Desa Gadungan, Kec. Selemadeg Timur, Selasa (13/10/2026). Kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Puskeswan III Seltim tersebut menjadi bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman penyakit rabies.

 

Pelaksanaan vaksinasi menyasar hewan peliharaan warga sebagai langkah pencegahan penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan. Melalui vaksinasi secara berkala, risiko penularan rabies di lingkungan permukiman diharapkan dapat ditekan.

 

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas turut mendukung pelaksanaan vaksinasi serta mendorong partisipasi warga agar hewan peliharaan mereka mendapatkan penanganan yang tepat dari petugas kesehatan hewan.

 

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Gadungan Serda I Kadek Indra Wiguna menyampaikan bahwa vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi hewan peliharaan sekaligus menjaga keselamatan masyarakat.

 

“Melalui vaksinasi rabies ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan hewan peliharaannya dan mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan petugas. Upaya pencegahan sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko penularan rabies,” ujarnya.

 

Melalui pendampingan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan rabies semakin meningkat. Partisipasi aktif warga dalam menjaga kesehatan hewan peliharaan menjadi langkah penting untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan terlindungi dari ancaman rabies.

 

Babinsa Bersama Petugas dan Warga Berjuang Kendalikan Kebakaran Lahan di Tabanan

 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

Lahan Seluas 15 Are Terbakar, Babinsa dan Petugas Damkar Bergerak Padamkan Api

 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

Dua Babinsa Koramil Tabanan Sigap Tangani Kebakaran Lahan di Perbatasan Desa

 



TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

 

Kebakaran Lahan di Desa Tunjuk, Dua Babinsa Bersama Warga Berjibaku Padamkan Api

 


 


TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

Babinsa dan Warga Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan 15 Are di Tabanan

 



TABANAN – Dua personel Babinsa Koramil 1619-01/Tabanan, Serda I Gusti Made Sumartana dan Kopda Thahyuda, bergerak membantu pemadaman kebakaran lahan di kawasan Beji, Desa Tunjuk, yang berbatasan dengan Banjar Sekar Taji, Desa Sesandan, Kec. Tabanan, Selasa (13/10/2026). Respons cepat tersebut dilakukan bersama petugas pemadam kebakaran dan masyarakat setempat untuk mencegah api meluas ke area sekitarnya.

 

Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 15 are. Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab munculnya api belum diketahui. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun kobaran api memerlukan penanganan segera agar tidak merembet ke wilayah lain.

 

Upaya pemadaman melibatkan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), Bhabinkamtibmas dari Desa Tunjuk dan Desa Sesandan, para Kepala Wilayah (Kawil), serta masyarakat dari kedua desa. Seluruh unsur tersebut bekerja bersama untuk mengendalikan api hingga tidak semakin meluas.

 

Babinsa Desa Tunjuk, Serda I Gusti Made Sumartana, mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dan lingkungan.

 

“Begitu mengetahui adanya kebakaran, kami segera membantu proses pemadaman bersama petugas Damkar, Bhabinkamtibmas, perangkat wilayah, dan masyarakat agar api tidak meluas. Kami juga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan,” ujarnya.

 

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran lahan, terutama di area yang berbatasan dengan permukiman atau wilayah desa lainnya. Respons cepat petugas dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran serta meminimalkan risiko kerugian yang lebih besar.

 

 

Monday, 12 October 2026

Tongkat Komando Kodim Tabanan Berganti, Estafet Pengabdian Berlanjut di Bawah Kepemimpinan Baru

 


TABANAN – Kodim 1619/Tabanan menggelar acara lepas sambut Komandan Kodim dari Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., kepada Letkol Arm I Gede Satria Bandem, S.Sos., di halaman Makodim Tabanan, Senin (12/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh anggota Kodim, personel TNI, aparatur sipil negara (ASN), serta Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXXVIII Kodim Tabanan.

 

Acara tersebut menandai berakhirnya masa tugas Letkol Inf Muhamad Arifianto di Kodim 1619/Tabanan dan dimulainya kepemimpinan Letkol Arm I Gede Satria Bandem. Momentum ini juga menjadi wujud penghargaan atas dedikasi pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru yang akan meneruskan tugas pembinaan teritorial di wilayah Kabupaten Tabanan.

 

Dalam sambutannya, Letkol Inf Muhamad Arifianto menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh prajurit, PNS Kodim, pemerintah daerah, serta masyarakat atas dukungan dan kerja sama selama dirinya menjabat. Ia berharap kebersamaan yang telah terbangun dapat terus dipelihara, sehingga berbagai program satuan dan pengabdian kepada masyarakat dapat berlanjut dengan baik.

 

Sementara itu, Letkol Arm I Gede Satria Bandem menyampaikan kesiapannya untuk melanjutkan program positif yang telah berjalan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas satuan. Ia menekankan pentingnya soliditas prajurit, profesionalisme, dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat guna mendukung pelaksanaan tugas Kodim secara optimal.

 

Pergantian kepemimpinan tersebut bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari kesinambungan tanggung jawab dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui peran Babinsa di tengah masyarakat, Kodim 1619/Tabanan diharapkan terus hadir memberikan kontribusi nyata dalam mendukung keamanan dan pembangunan daerah.

 

Dengan kepemimpinan yang baru, Kodim 1619/Tabanan diharapkan semakin solid dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan kewilayahan. Semangat pengabdian, kebersamaan, dan kedekatan dengan masyarakat menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan publik serta mendukung kemajuan Kabupaten Tabanan.