Tabanan – Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto, S.I.P., yang diwakili Kasdim Mayor Inf I Gede Nariada menghadiri pembukaan Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 di DTW Jatiluwih, Desa Jatiluwih, Kec. Penebel yang mengusung tema “In Balance With Nature, By Inspired Tradition” atau “Selaras Dengan Alam, Terinspirasi Oleh Tradisi”, Sabtu (20/6/2026)
Acara pembukaan dihadiri Direktur Pariwisata Politeknik Negeri Bali yang mewakili Gubernur Bali, jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan, tokoh adat, pelaku pariwisata, akademisi, serta masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat sinergi pelestarian alam, budaya, dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 menghadirkan beragam kegiatan seni budaya, promosi UMKM, edukasi lingkungan, dan atraksi tradisional. Seluruh rangkaian kegiatan mengangkat nilai harmoni antara manusia, alam, dan budaya sebagai identitas utama Jatiluwih.
Kehadiran Kodim 1619/Tabanan menjadi bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan, penguatan budaya lokal, serta pengembangan pariwisata yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Sinergi seluruh pihak dinilai penting dalam menjaga keberlanjutan warisan alam dan budaya daerah.
Dikonfirmasi seusai kegiatan, Kasdim 1619/Tabanan Mayor Inf I Gede Nariada menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Jatiluwih Festival yang mampu menjadi sarana promosi sekaligus edukasi tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya.
"Jatiluwih bukan hanya kebanggaan masyarakat Tabanan dan Bali, tetapi juga kebanggaan Indonesia di mata dunia. Festival ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pembangunan harus tetap berjalan selaras dengan upaya menjaga alam serta melestarikan tradisi yang diwariskan oleh para leluhur," tegasnya.
Melalui Jatiluwih Festival VII Tahun 2026, diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Tabanan sebagai daerah yang mampu menjaga keseimbangan antara kemajuan pariwisata, kelestarian lingkungan, dan kekayaan budaya. Semangat “Selaras Dengan Alam, Terinspirasi Oleh Tradisi” diharapkan terus menjadi inspirasi bagi pembangunan yang berkelanjutan.

0 comments:
Post a Comment